Bad News vs Good News, Siapa yang Menang ?

Sisi kehidupan di dunia ini bagaikan 2 sisi uang logam, dimana salah satu sisi menggambarkan kebaikan sedangkan sisi yang lain adalah keburukan. Hal ini juga terkandung dalam berita, ada berita baik dan berita buruk.

Berita baik tentunya berisikan hal-hal atau informasi yang baik. Dan kita akan lebih senang jika kita sendiri yang menerima berita baik tersebut, namun berbanding terbalik dengan berita buruk siapapun tidak ingin mendapatkan kabar yang satu ini.

Namun bagaimana jika berita baik (good news) atau berita buruk (bad news) diinformasikan kepada Anda melalui media seperti televisi, koran, dan lain-lain ? Manakah berita yang paling lama bertahan dan menarik untuk disimak ?

Bad News vs Good News

Baru-baru ini, kita sempat dikejutkan oleh kasus video panas artis papan atas Ariel dkk (dan kekasih-kekasihnya) yang sangat menghebohkan. Berbagai media, acara berita, gosip, koran, dan dari kuping ke kuping sangat kencang untuk menyimak dan memberitakan berita ini dan bahkan bertahan berbulan-bulan namun masih “seru” untuk diperdebatkan.

Tentunya Anda pernah mendengar tentang kabar atlet atau orang khususnya Indonesia yang berhasil meraih prestasi tertentu. Tentu membanggakan kita sebagai warga negara Indonesia. Namun jika dibandingkan dengan berita Bad News, kepopuleran hanya sebentar saja mungkin 1-2 hari saja berita tersebut sudah tidak dibahas lagi, bagaikan angin lalu.

Bad news jauh lebih popular dan lebih jauh untuk disimak dibandingkan dengan good news, hal ini terbukti dengan banyaknya berita infotaiment yang didominasi oleh pengungkapan aib artis ataupun headline-headline berita-berita yang akan memberikan berita bad news terlebih dahulu yang sedang hangat-hangatnya.

Bahkan saking kurang popularnya berita good news membuat sebuah acara berita yang pernah tayang di Trans Tv yaitu “Goo:) News (good news)”. Acara berita yang hanya berisikan berita-berita good news, namun berita buruknya acara ini tak bertahan lama.

Memang jika ditelusuri bad news memiliki “tingkat keseruan” yang lebih baik dibandingkan dengan good news, pangsa pasar kini membutuhkan berita bad news yang heboh agar acara atau koran mereka laris manis. Bahkan menjadi istilah “Bad News is Good News” atau “Bad News is money”. He5x

2 Tanggapan

  1. mantepppp

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.