Deteksi Tepi Suatu Citra atau Gambar

Deteksi tepi pada suatu citra adalah suatu proses yang menghasilkan tepi-tepi dari obyek-obyek citra. Tepi-tepi ini akan menandai bagian detail citra. Tepi-tepi pada gambar tersebut terletak pada titik-titik yang memiliki perbedaan tinggi. Dengan perbedaan tinggi tersebut tercipta suatu pola atau guratan yang membentuk suatu objek dapat diperoleh menggunakan High Pass Filter (HPF)

Macam-macam metode untuk proses deteksi tepi, antara lain:

1. Metode Robert

Metode pendektesian tepi dengan mencari perbedaan (differensial ) pada arah horisontal dan perbedaan pada arah vertikal, dengan ditambahkan proses konversi biner setelah dilakukan perbedaan. Agar mendapatkan tepi-tepi yang lebih baik, maka konversi biner dilakukan dengan meratakan distribusi warna hitam dan putih atau dengan kata lain objek gambar yang akan digunakan untuk metode ini sebaiknya adalah gambar hitam putih

2. Metode Prewitt

Metode ini adalah pengembangan metode robert dengan menggunakan filter HPF yang diberi satu angka nol penyangga. Metode ini mengambil prinsip dari fungsi laplacian yang dikenal sebagai fungsi untuk membangkitkan HPF. Sehingga tepi-tepi yang dihasilkan lebih banyak dari metode robert

3. Metode Sobel

Metode ini juga merupakan pengembangan metode robert. Kelebihan dari metode sobel ini adalah kemampuan untuk mengurangi noise sebelum melakukan perhitungan deteksi tepi sehingga tepi-tepi yang dihasilkan lebih banyak dibanding 2 metode sebelumnya

Untuk mengetahui perbandingan 3 metode tersebut, saya test dengan menggunakan aplikasi matlab. Untuk mengetahui cara menggunakan matlab klik di sini. Berikut adalah coding untuk 3 metode ini:

clear all;
gmbr = imread(monkie.jpg’);
hp=rgb2gray(gmbr);
rbt = edge(hp,’robert’);
pwt = edge(hp,’prewitt’);
sbl = edge(hp,’sobel’);
clf(subplot(2,3,1),imshow(gmbr));
title(‘Gambar Asli’);
hold on;
subplot(2,3,2), imshow(hp)
title(‘Gambar Hitam Putih’);
subplot(2,3,3), imshow(rbt)
title(‘Gambar Metode Robert’);
subplot(2,3,4), imshow(pwt)
title(‘Gambar Metode Prewitt’);
subplot(2,3,5), imshow(sbl)
title(‘Gambar Metode Sobel’);

Output atau hasilnya :

Deteksi Tepi

Penjelasannya

Pada gambar di atas, gambar asli masih berwarna dan tampak jelas, namun untuk mendapatkan tepi-tepi yang terbaik, maka gambar tersebut di hitam putihkan. Kemudian 3 metode ini akan menggunakan gambar hitam putih tersebut.

Pada gambar hasil metode Robert mulai tampak tepi-tepi yang membentuk pola atau guratan yang menyerupai gambar hitam-putih tersebut

Pada metode prewitt, jumlah tepi-tepi ini akan bertambah. Lalu untuk metode sobel, jumlah tepi-tepi semakin banyak dibandingkan 2 metode sebelumnya

Beberapa kutipan dari :
http://balqsilmi.blogspot.com/2009/11/deteksi-tepi-menggunakan-metode-robert.html</

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.